Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah Bertambah 16 Orang, Terduga Pelaku Jadi 2
Advertisement . Scroll to see content

Dua Santri Korban Dugaan Penganiayaan Dibakar Senior di Pesantren Lombok Tengah Dirawat di RSUP NTB

Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:01 WIB
  • author Riki Aditya Ramdani
Dua Santri Korban Dugaan Penganiayaan Dibakar Senior di Pesantren Lombok Tengah Dirawat di RSUP NTB
Ketua LPA Mataram Joko Jumadi menyampaikan perkembangan kondisi dua santri korban dugaan penganiayaan yang menjalani perawatan di RSUP NTB. (Foto: Purnawarman/iNewsLombok.id)

LOMBOK, iNewsLombok.id - Dua santri yang menjadi korban dugaan penganiayaan dengan cara dibakar oleh seniornya di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Lombok Tengah kini mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mataram, Joko Jumadi, membenarkan bahwa kedua santri tersebut telah ditangani oleh pihak rumah sakit. Ia mengatakan, kondisi korban menjadi prioritas utama sebelum membahas persoalan lain, termasuk pembiayaan.

"Iya (kedua santri) yang penting dirawat dulu. Sementara proses perawatan (santri yang dibakar) akan dilakukan oleh RSUP," terang Joko, Jumat (12/6/2026).

Joko menjelaskan, pihaknya belum membicarakan secara rinci terkait biaya pengobatan karena fokus awal adalah memastikan korban mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

"Soal pembiayaan besok kita pikirkan bersama," ujarnya.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut