Dua Santri Korban Dugaan Penganiayaan Dibakar Senior di Pesantren Lombok Tengah Dirawat di RSUP NTB
LOMBOK, iNewsLombok.id - Dua santri yang menjadi korban dugaan penganiayaan dengan cara dibakar oleh seniornya di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Lombok Tengah kini mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mataram, Joko Jumadi, membenarkan bahwa kedua santri tersebut telah ditangani oleh pihak rumah sakit. Ia mengatakan, kondisi korban menjadi prioritas utama sebelum membahas persoalan lain, termasuk pembiayaan.
"Iya (kedua santri) yang penting dirawat dulu. Sementara proses perawatan (santri yang dibakar) akan dilakukan oleh RSUP," terang Joko, Jumat (12/6/2026).
Joko menjelaskan, pihaknya belum membicarakan secara rinci terkait biaya pengobatan karena fokus awal adalah memastikan korban mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.
"Soal pembiayaan besok kita pikirkan bersama," ujarnya.
Editor: Purnawarman