Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Aset Bandar Narkoba Koh Erwin Senilai Rp15,3 MIliar di NTB Disita Bareskrim
Advertisement . Scroll to see content

Bareskrim Bongkar LPG Oplosan Rp2,1 Miliar, Gas Diduga Mengalir ke NTB

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:13 WIB
  • author Pramono Putra/Purnawarman
Bareskrim Bongkar LPG Oplosan Rp2,1 Miliar, Gas Diduga Mengalir ke NTB
Bareskrim Polri menunjukkan barang bukti 1.820 tabung LPG dalam pengungkapan dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi di Sidoarjo, Jawa Timur. (Foto: iNewsSurabaya.id/Pram)

SIDOARJO, iNewsLombok.id - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri membongkar dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi di Desa Kendal Pecabean, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Sebuah bangunan yang berada di kawasan persawahan diduga digunakan untuk memindahkan isi LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram ke tabung nonsubsidi berukuran lebih besar. LPG hasil pemindahan tersebut kemudian diduga dipasarkan ke sejumlah wilayah, termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tujuh orang untuk menjalani pemeriksaan. Setelah dilakukan pendalaman, dua orang berinisial EPPS dan SO ditetapkan sebagai tersangka.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol. Mohammad Irhamni mengatakan, praktik pemindahan isi LPG tersebut telah berlangsung selama beberapa bulan.

“Dari keterangan saksi, kegiatan ini sudah berjalan mulai bulan Juni 2026,” ujar Brigjen Irhamni saat berada di lokasi penggerebekan.

Berdasarkan penyidikan sementara, kegiatan tersebut berlangsung sejak Juni hingga Oktober 2026. Polisi juga menduga lokasi tersebut bukan menjadi satu-satunya tempat yang digunakan karena pelaku disebut sempat berpindah lokasi hingga tiga kali.

1.820 Tabung LPG Diamankan

Dalam penggerebekan itu, polisi menyita sebanyak 1.820 tabung LPG dalam kondisi berisi maupun kosong.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut