get app
inews
Aa Text
Read Next : DPM Unram Desak KPK Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana BTT NTB Rp484 Miliar yang Raib dari LHP BPK RI

Anggota DPRD NTB H Yasin Klarifikasi Tuduhan Anaknya Monopoli Dapur MBG di Bima

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16 WIB
header img
Anggota DPRD NTB Fraksi Gerindra H Yasin, memberikan klarifikasi terkait isu dugaan monopoli dapur MBG di Kabupaten Bima. (Foto: Istimewa)

BIMA, iNewsLombok.id - Anggota DPRD NTB Fraksi Partai Gerindra, H Yasin memberikan klarifikasi terkait informasi yang menyebut anaknya menguasai atau memonopoli belasan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bima.

H Yasin menegaskan kabar tersebut tidak benar. Ia menyebut yayasan yang didirikan anaknya hanya berperan membantu masyarakat yang ingin menjadi mitra dalam program MBG, khususnya dalam proses pengajuan melalui sistem digital.

“Informasi itu tidak benar. Anak saya hanya memiliki satu yayasan yang membantu memfasilitasi pengajuan beberapa mitra SPPG untuk diajukan lewat portal. Dan itu dibantu tanpa ada biaya sepeser pun dari mitra-mitra tersebut,” ungkap H Yasin kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, pada awal pelaksanaan program MBG tahun 2025 masih banyak masyarakat yang belum memahami mekanisme pengajuan dan persyaratan menjadi mitra. Sebagai kader Partai Gerindra, ia mengaku memiliki komitmen untuk ikut menyukseskan program yang digagas Presiden Prabowo.

“Jadi itu saja komitmennya sebagai seorang kader. Kebetulan anak saya itu Sarjana Teknik dan tahu serta mengerti soal IT. Maka dia membantu orang-orang yang meminta bantuan dirinya agar dapat bermitra dengan BGN melalui yayasan milik putranya,” jelasnya.

H Yasin menjelaskan, dalam mekanisme program tersebut, satu yayasan lokal dapat membantu mengakomodasi sejumlah dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sesuai ketentuan yang berlaku.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut