Dikritik Banggar DPRD NTB, Gubernur Iqbal Beberkan Alasan Sewa Mobil Listrik
Ia juga menanggapi saran agar gubernur tidak “coba-coba” menggunakan kendaraan listrik.
"Bukan ngancam jangan coba coba, maksudnya jangan sampai kebijakan coba coba," ujarnya meluruskan.
Anggota Banggar DPRD NTB Muhammad Aminurlah yang akrab disapa Aji Maman memperingatkan agar pemerintah tidak menambal defisit dengan penerimaan pembiayaan yang tidak jelas sumbernya.
Rencana pengadaan mobil listrik senilai lebih dari Rp14 miliar juga dipertanyakan. Dengan kondisi anggaran yang masih defisit, ia menilai belanja tersebut tidak mendesak dan tidak sesuai prioritas. Inventarisasi aset harusnya menjadi perhatian utama sebelum menambah kebutuhan baru.
Skema sewa mobil listrik mulai dipertimbangkan beberapa daerah di Indonesia karena dinilai mengurangi biaya pemeliharaan jangka panjang.
Banyak pemerintah daerah sebelumnya mendapat temuan BPK terkait kendaraan dinas yang rusak, tidak layak, atau tidak diketahui keberadaannya.
Mobil listrik cenderung memiliki biaya operasional lebih rendah karena tidak membutuhkan pergantian oli, filter udara, atau komponen mesin yang kompleks.
Pemprov NTB berencana menerapkan kebijakan ini secara bertahap untuk mendukung target green energy dan efisiensi anggaran.
Evaluasi menyeluruh disebut akan dilakukan setiap tahun, termasuk penilaian kinerja penyedia layanan sewa kendaraan listrik.
Editor : Purnawarman