Ungkap Fakta Sidang Dana Siluman DPRD NTB, Jurnalis iNewsLombok.id Mengaku Diintimidasi
LOMBOK, iNewsLombok.id – Jurnalis iNewsLombok.id, Purnawarman, mengaku mengalami dugaan intimidasi dan tekanan setelah memberitakan fakta persidangan kasus dugaan “Dana Siluman” DPRD NTB yang menyeret perhatian publik.
Tekanan tersebut muncul usai terbitnya berita terkait hakim yang menyoroti kehadiran Gubernur NTB dalam sidang perkara dana siluman. Purnawarman menyebut, sejak akhir April 2026 dirinya mulai menerima pesan hingga permintaan agar pemberitaan terkait kasus tersebut dikurangi.
Berdasarkan kronologi yang disampaikan, pada 25 April 2026 seorang oknum menghubungi melalui WhatsApp dan meminta agar berita tidak terus disebarluaskan.
“Jangan apa disebar semua berita side (itu) bang. Kasian Gub bang. Kapan kita ngupi,” tulis pesan tersebut sambil menyertakan tautan berita yang diunggah di status WhatsApp.
Selanjutnya pada 29 dan 30 April 2026, beberapa oknum disebut kembali menghubungi dan meminta pertemuan di salah satu kafe di Mataram. Dalam pertemuan itu, Purnawarman mengaku diminta mengurangi intensitas pemberitaan terkait Gubernur NTB dan kasus dana siluman.
“Saya diminta agar pemberitaan dikurangi karena dianggap terlalu sering. Mereka bilang kasihan gubernur,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Tak hanya itu, pada 30 April 2026, oknum lain disebut memperlihatkan percakapan WhatsApp yang menyinggung soal pemberitaan iNewsLombok.id terkait sidang dana siluman DPRD NTB.
Editor : Purnawarman