NTB Gunakan Sistem Daging Kurban Kalengan, Distribusi Bisa Jangkau Daerah Terpencil
LOMBOK, iNewsLombok.id - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menghadirkan inovasi baru dalam penyaluran hewan kurban pada Iduladha 2026.
Selain dibagikan dalam bentuk daging segar, sebagian hewan kurban tahun ini akan diolah menjadi daging kalengan siap saji untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil dan kantong kemiskinan ekstrem.
Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi antara Pemprov NTB dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) NTB sebagai upaya memperluas distribusi bantuan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Total hewan kurban yang berhasil dihimpun Pemprov NTB tahun ini mencapai 61 ekor sapi dan 50 ekor kambing. Sementara tambahan dari organisasi perangkat daerah (OPD) bersama BAZNAS NTB terkumpul sebanyak 36 ekor sapi dan 16 ekor kambing.
Ketua BAZNAS NTB, Lalu Muhamad Iqbal Murad, menjelaskan bahwa distribusi hewan kurban dilakukan melalui tiga skema utama. Pertama, disalurkan langsung ke desa-desa dengan kategori kemiskinan ekstrem. Kedua, dibagikan melalui masjid dan organisasi sosial kemasyarakatan. Ketiga, diolah menjadi daging kalengan agar distribusinya lebih luas dan tahan lama.
Menurutnya, metode pengalengan dipilih karena mampu mengatasi kendala distribusi daging segar ke daerah pelosok yang memiliki akses transportasi terbatas. Selain lebih awet, produk kalengan juga dinilai lebih praktis untuk kebutuhan bantuan pangan jangka panjang.
Editor : Purnawarman