Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mario Aji dan Veda Ega Jadi Daya Tarik MotoGP Mandalika 2026, Gubernur Klaim Bakal Jadi yang Terbaik
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Iqbal Keluarkan Rp700 juta Tambal Jalan Rusak 5,6 Kilometer di Kuripan-Kediri dalam Sehari

Senin, 27 Juli 2026 | 09:23 WIB
  • author Utswatun Hasanah
Gubernur Iqbal Keluarkan Rp700 juta Tambal Jalan Rusak 5,6 Kilometer di Kuripan-Kediri dalam Sehari
Petugas TRC Infrastruktur NTB melakukan pelapisan ulang (overlay) pada ruas jalan Kuripan–Kediri, Lombok Barat. (Foto: istimewa)

LOMBOK, iNewsLombok.id - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memerintahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memperbaiki jalas sepanjang 5,6 kilometer yang menghubungkan dua Desa Kediri dan Kuripan dengan dana Rp700juta setelah menerima berbagai keluhan dari masyarakat.

TRC Infrastruktur NTB dibentuk pada 21 Juli 2026 sebagai upaya mempercepat penanganan persoalan infrastruktur, terutama kerusakan jalan yang selama ini menjadi keluhan warga. Kehadiran tim ini diharapkan memangkas waktu respons pemerintah terhadap laporan masyarakat sehingga perbaikan dapat segera dilakukan.

Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Pulau Lombok Dinas PUPRPKP NTB, Kusnadi, mengatakan pekerjaan diawali dengan penutupan lubang jalan pada 24 Juli 2026. Setelah itu, tim melanjutkan pekerjaan berupa pelapisan ulang atau overlay pada bagian jalan yang permukaannya mengalami kerusakan.

"Hari ini kami melakukan overlay pada ruas jalan yang permukaannya sudah kasar. Penanganan dilakukan pada titik-titik yang mengalami kerusakan karena pekerjaan ini merupakan pemeliharaan rutin, bukan peningkatan jalan secara menyeluruh," ujar Kusnadi saat meninjau pekerjaan, Minggu (26/7/2026).

Ruas jalan Kuripan–Kediri yang ditangani memiliki panjang sekitar 5,6 kilometer. Dari total panjang tersebut, sekitar lima kilometer menjadi sasaran pelapisan aspal efektif.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut