Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mario Aji dan Veda Ega Jadi Daya Tarik MotoGP Mandalika 2026, Gubernur Klaim Bakal Jadi yang Terbaik
Advertisement . Scroll to see content

Pemprov NTB Bantah Ada Perbedaan Data Jubir Iqbal dan Inspektur Soal Tindak Lanjut Temuan BPK 2025

Kamis, 16 Juli 2026 | 08:24 WIB
  • author Anggi Setiawati
Pemprov NTB Bantah Ada Perbedaan Data Jubir Iqbal dan Inspektur Soal Tindak Lanjut Temuan BPK 2025
Dosen Universitas Internasional Bima Dr Alfisahrin (kanan), Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (kiri). (Foto: istimewa)

LOMBOK, iNewsLombok.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan tidak terdapat perbedaan data terkait tindak lanjut atas temuan LHP Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI APBD NTB 2025 senilai Rp10,4 miliar. Klarifikasi ini disampaikan menyusul munculnya persepsi publik yang membandingkan pernyataan Juru Bicara Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dengan Kepala Inspektorat NTB Budi Herman.

Juru Bicara Gubernur NTB Akhsanul Khalik menjelaskan bahwa perbedaan persepsi yang berkembang disebabkan karena kedua pihak membahas objek pemeriksaan yang berbeda.

"Perbedaan persepsi yang berkembang di ruang publik muncul karena kedua penjelasan tersebut membahas objek yang berbeda, sehingga tidak dapat dibandingkan secara langsung," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (16/7/2026).

Ia mengatakan klarifikasi tersebut penting agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh mengenai informasi yang berkembang.

Menurutnya, pernyataan yang sebelumnya disampaikan tidak membahas seluruh temuan BPK, melainkan hanya sebagian rekomendasi yang telah ditindaklanjuti.

Objek yang dimaksud adalah temuan BPK mengenai pengelolaan retribusi daerah pada tujuh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut