MBG Jadi Perhatian di NTB, FITRA Dorong Data Penerima Manfaat Lebih Akurat

Purnawarman
Wakil Sekjen Seknas FITRA Ervyn Kaffah (kiri), KetuaSatgas MBG NTB Fathul Gani (tengah), Aktivis NTB Abdul Hakim (kanan). (Foto: iNewsLombok.id)

"Jangan hanya ketika ada aksi tertentu saja pemerintah hadir. Ketika mahasiswa, LSM, OKP, atau kelompok masyarakat lainnya menyampaikan aspirasi, mereka juga perlu mendapatkan ruang dialog yang sama. Semua warga negara memiliki hak yang setara untuk didengar," tegasnya.

Menurut Abdul Hakim, keterbukaan pemerintah dalam menerima kritik dan masukan dapat memperkuat kepercayaan publik serta menciptakan pemerintahan yang lebih partisipatif.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak sekolah dan kelompok rentan seperti ibu hamil.

Selain berdampak pada sektor kesehatan, program ini juga diproyeksikan menggerakkan ekonomi lokal melalui rantai pasok pangan yang melibatkan petani, peternak, UMKM, hingga penyedia jasa makanan.

Sejumlah kajian kebijakan publik juga menempatkan program makan bergizi sekolah sebagai intervensi yang tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga peningkatan kehadiran siswa, kualitas belajar, serta penguatan ekonomi daerah apabila dikelola dengan baik.

Editor : Purnawarman

Sebelumnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network