Meski Utang RSUD NTB Lunas, Pengamat Berharap RS Terapkan Manajemen yang Efektif dan Efisien

Purnawarman
Pengamat ekonomi Edo Segara Gustanto menilai RSUD NTB perlu memperkuat manajemen profesional dan efisiensi layanan usai pelunasan utang rumah sakit.

“Rumah sakit harus tahu layanan mana yang produktif, mana yang membebani, dan bagaimana memaksimalkan layanan unggulan yang memang dibutuhkan masyarakat. Jangan sampai alat mahal menganggur atau stok obat justru banyak yang kedaluwarsa,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya mempercepat pencairan klaim BPJS melalui penguatan tim administrasi dan coding medis agar arus kas rumah sakit tetap sehat. Keterlambatan klaim BPJS selama ini menjadi salah satu penyebab terganggunya operasional banyak RSUD di Indonesia.

Di sisi lain, Edo berharap RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat dapat dikelola secara profesional tanpa terlalu banyak intervensi nonteknis yang berpotensi mengganggu efektivitas pelayanan maupun pengambilan keputusan manajerial.

“Rumah sakit harus fokus pada pelayanan dan keberlanjutan keuangan, bukan menjadi arena kepentingan birokrasi maupun politik. Profesionalisme menjadi kunci agar rumah sakit bisa maju dan dipercaya masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa rumah sakit daerah sebenarnya memiliki potensi besar untuk berkembang apabila mampu menerapkan prinsip good governance, efisiensi anggaran, pelayanan cepat, serta penguatan unit layanan yang produktif.

Dengan tata kelola yang baik, ia optimistis RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat tidak hanya mampu menjaga stabilitas keuangan, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Editor : Purnawarman

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network