Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Disnakertrans NTB Bekali Mahasiswa UMMAT dengan Soft Skills dan Hard Skills untuk Dunia Kerja
Advertisement . Scroll to see content

Disnakertrans NTB Deadline Perusahaan Beri THR Pekerja Paling Lambat H-7 Lebaran

Sabtu, 23 April 2022 | 17:01 WIB
  • author Purnawarman
Disnakertrans NTB  Deadline Perusahaan Beri THR Pekerja Paling Lambat H-7 Lebaran
Kepala Disnakertrans NTB, I Gde Putu Ariadi (kanan). (dok)

Mataram, iNewsLombok.id -Disnakertrans Prov. NTB menindaklanjuti Surat Edaran Menteri (SE) Ketenagakerjaan M/1/HK.04/IV/2022  tentang pembayaran THR oleh perusahaan dengan membuka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja.

Sesuai dengan SE yang dikeluarkan Menaker, perusahaan wajib memberikan THR kepada pekerjanya paling lambat H-7 lebaran. Pekerja yang masa kerjanya12 bulan atau lebih akan mendapat THR sebesar satu kali gaji.

Sementara pekerja yang masa kerjanya di bawah 12 bulan dibayarkan secara proporsional, yaitu masa kerja dikali satu bulan gaji dibagi 12.

“Selain wajib membayar THR secara penuh, sesuai ketentuan, saya berharap perusahaan juga berkomitmen memberikan perlindungan sosial berupa Jamsostek kepada semua pekerjanya,” papar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. NTB I Gede Putu Aryadi, S.Sos.,MH saat memberikan sambutan pada  buka puasa bersama dan Dialog Ketenagakerjaan dalam Rangka Memberikan Perlindungan Pekerja/Buruh untuk Mewujudkan Silaturrahmi Menuju Industrial Peace di Hotel Grand Madani, Kamis (21/4).

Aryadi juga mengingatkan perusahaan tentang pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja, terutama program JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian). Dua program itu memberikan manfaat yang besar apabila terjadi kecelakaan kerja. Perusahaan tidak perlu membayar biaya pengobatan, karena akan ditanggung oleh BPJamsostek.

Editor: Purnawarman

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut