Soroti Kekerasan di Pesantren, DPRD NTB Tantang Alumni Kawal Mutu Pondok dan Lindungi Santri
LOMBOK, iNewsLombok.id - Anggota DPRD NTB yang juga merupakan alumni pondok pesantren Akhdiansyah menilai pesantren memiliki peran besar dalam perjalanan pendidikan bangsa. Menurutnya, pesantren merupakan lembaga pendidikan yang telah tumbuh sejak masa pra-kemerdekaan dan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter masyarakat Indonesia.
Ia menyebut pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi yang mampu melahirkan pemimpin, teknokrat, hingga profesional dengan fondasi moral dan nilai keagamaan yang kuat.
“Pesantren adalah lembaga pendidikan yang memiliki history panjang di Nusantara ini sejak zaman pra kemerdekaan, sebagai instrumen pendidikan warga bangsa yang outputnya melahirkan para pemimpin, teknokrat, profesional berbasis memiliki moral keagamaan yang kuat,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).
Terkait munculnya sejumlah kasus kekerasan yang melibatkan oknum di lingkungan pesantren, ia menilai hal tersebut menjadi dinamika yang harus menjadi bahan evaluasi bersama. Menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh menghilangkan peran besar pesantren sebagai institusi pendidikan.
“Fenomena akhir-akhir ini tentang oknum yang mempraktikkan kekerasan di lingkup pesantren adalah bagian dari dinamika yang harus direfleksi oleh seluruh masyarakat, lebih stakeholder utama pesantren maupun alumninya,” katanya.
Editor : Purnawarman