get app
inews
Aa Text
Read Next : Sebaran PJU Dinilai Tak Merata di 2025, DPRD NTB Dorong Pengadaan 2026 untuk Semua Kabupaten

Soroti Kekerasan di Pesantren, DPRD NTB Tantang Alumni Kawal Mutu Pondok dan Lindungi Santri

Rabu, 17 Juni 2026 | 14:10 WIB
header img
Anggota DPRD NTB Akhdiansyah (tengah) sekaligus alumni pesantren mendorong penguatan peran pesantren sebagai lembaga pendidikan berkualitas melalui peningkatan mutu, perlindungan santri, dan pencegahan kekerasan. (Foto: iNewsLombok.id)

LOMBOK, iNewsLombok.id - Anggota DPRD NTB yang juga merupakan alumni pondok pesantren Akhdiansyah menilai pesantren memiliki peran besar dalam perjalanan pendidikan bangsa. Menurutnya, pesantren merupakan lembaga pendidikan yang telah tumbuh sejak masa pra-kemerdekaan dan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter masyarakat Indonesia.

Ia menyebut pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi yang mampu melahirkan pemimpin, teknokrat, hingga profesional dengan fondasi moral dan nilai keagamaan yang kuat.

“Pesantren adalah lembaga pendidikan yang memiliki history panjang di Nusantara ini sejak zaman pra kemerdekaan, sebagai instrumen pendidikan warga bangsa yang outputnya melahirkan para pemimpin, teknokrat, profesional berbasis memiliki moral keagamaan yang kuat,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).

Terkait munculnya sejumlah kasus kekerasan yang melibatkan oknum di lingkungan pesantren, ia menilai hal tersebut menjadi dinamika yang harus menjadi bahan evaluasi bersama. Menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh menghilangkan peran besar pesantren sebagai institusi pendidikan.

“Fenomena akhir-akhir ini tentang oknum yang mempraktikkan kekerasan di lingkup pesantren adalah bagian dari dinamika yang harus direfleksi oleh seluruh masyarakat, lebih stakeholder utama pesantren maupun alumninya,” katanya.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut