Mahasiswa Ultimatum Gubernur NTB, Demo Berujung Saling Dorong Tuntut Perbaikan Jalan Soromandi Bima
LOMBOK, iNewsLombok.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Soromandi Mataram (HIMSI) menggelar aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat di Mataram, Kamis (30/4/2026). Aksi tersebut sempat memanas hingga terjadi saling dorong dengan aparat Satpol PP setelah massa mencoba masuk ke area kantor gubernur.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ketegangan terjadi setelah mahasiswa memberikan ultimatum selama 30 menit agar Gubernur NTB menemui mereka secara langsung. Namun, karena tidak ada respons sesuai harapan, massa mencoba menerobos pembatas yang dipasang di pintu masuk.
“Kami berikan waktu agar Gubernur NTB menemui kami. Kami hanya ingin menyampaikan aspirasi,” tegas Hegel saat berorasi.
Situasi mulai tidak kondusif ketika mahasiswa berusaha membuka tali pembatas di gerbang selatan. Aksi dorong antara demonstran dan petugas tak terhindarkan. Meski demikian, aparat tetap berupaya mengendalikan massa agar tidak terjadi eskalasi lebih besar.
Mahasiswa menilai aksi ini merupakan puncak kekecewaan atas lambannya penanganan infrastruktur jalan di Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima. Mereka mengaku telah melakukan berbagai upaya sebelumnya, termasuk aksi blokade jalan selama tiga hari.
“Hadirnya kami di sini tidak akan bisa dipukul mundur oleh siapapun,” ujar orator lainnya, Furkan.
Editor : Purnawarman