Gubernur Ajak Media Jadikan Kemiskinan dan Kebodohan Musuh Bersama
Gubernur juga menekankan agar media tidak terjebak pada personalisasi jabatan, melainkan lebih fokus pada kinerja institusi pemerintah secara menyeluruh.
“Saya ingin masyarakat merasakan kehadiran pemerintah provinsi secara utuh. Birokrasi yang baik adalah birokrasi yang terinstitusionalisasi, bukan dipersonalisasi. Saya titip kepada teman-teman media, tunjukkan apa yang dilakukan oleh pemerintah ini untuk rakyat,” tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Gubernur Iqbal berkomitmen menambah fasilitas di Sekretariat PWI NTB berupa pembangunan berugaq sebagai ruang interaksi dan diskusi bagi para jurnalis.
“Jangan sampai kita punya gedung di NTB tanpa Berugaq. Silakan digunakan untuk diskusi, asalkan jangan dipakai untuk ghibah, apalagi mengghibah Gubernur dan Walikota,” kelakarnya yang disambut tawa hadirin.
Di akhir acara, Gubernur juga mengingatkan pentingnya prinsip tabayun atau klarifikasi dalam setiap pemberitaan agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat dan berimbang. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan ramah tamah bersama insan pers se-NTB.
Editor : Purnawarman