Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mobil Alphard Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Disita KPK, Diduga Hadiah dari Rekanan Proyek
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Bengkulu Rohidin Sempat Kenakan Rompi Polantas setelah di OTT KPK, Ini Alasannya

Senin, 25 November 2024 | 07:13 WIB
  • author Riyan Rizki Roshali/purnawarman
Gubernur Bengkulu Rohidin Sempat Kenakan Rompi Polantas setelah di OTT KPK, Ini Alasannya
Gubernur Bengkulu Rohidin Sempat Kenakan Rompi Polantas setelah di OTT KPK, Ini Alasannya. Ist

JAKARTA, iNewsLombok.id - Gubernur Bengkulu Rohidin Marsyah sempat heboh dengan penampakannya menggunakan rompi Polantas setelah di OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Minggu (24/11/2024). Rohidin telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi. 

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan operasi tangkap tangan (OTT) dibantu oleh polisi. Pengunaan rompi Polantas merupakan bentuk kamuflase menghindari amuk massa.

"Dalam rangka kamuflase," terangnya. 

Asep mengungkapkan massa sempat mengetahui informasi mengenai pergerakan dari Rohidin yang terkena OTT. "Supaya tidak menjadi sasaran orang-orang yang ada di situ," ungkapnya.

Editor: Purnawarman

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut