LOMBOK, iNewsLombok.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan 70 event pariwisata sepanjang 2026 sebagai strategi utama mendongkrak kunjungan wisatawan. Dari rangkaian agenda tersebut, Pemprov menargetkan 2,5 juta kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Kepala Dinas Pariwisata NTB, Ahmad Nur Aulia, optimistis target tersebut dapat tercapai meski kondisi fiskal sedang tidak ideal. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menggerakkan industri pariwisata.
“Dokumen perencanaan kami target 2,5 juta kunjungan. Kalau bisa melampaui kenapa tidak? Untuk wisatawan mancanegara kami harap bisa mencapai angka 1 juta kunjungan,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Fokus Bukan Jumlah Wisatawan, Tapi Lama Tinggal
Aulia menegaskan bahwa Pemprov NTB tidak membedakan wisatawan berdasarkan asalnya. Fokus utama adalah meningkatkan lama tinggal (length of stay) agar berdampak pada ekonomi lokal.
“Selama mau berwisata ke kami dan bisa stay lebih lama ini bisa berikan kontribusi ke nilai pertumbuhan pariwisata kita,” jelasnya.
Namun, ia mengakui masih banyak potensi wisata yang belum terekspos, terutama di tingkat desa.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
