Kunjungi Pesisir Lombok Utara, Gubernur Iqbal Dengar Langsung Jeritan Nelayan dan Warga Miskin

Purnawarman
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (dua kiri) datangi Warga Miskin di Lombok Utara. Istimewa

Para nelayan mengaku kondisi tersebut menyulitkan aktivitas melaut yang sejatinya dilakukan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Kunjungan orang nomor satu di NTB ini disambut antusias warga. Seorang nelayan bernama Muhid mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah provinsi.

“Alhamdulillah pemimpin kita turun langsung melihat kondisi kami di sini. Semoga sering-sering turun,” ungkapnya.

Pastikan Program Gizi Anak Berjalan

Tak hanya menyapa nelayan, Gubernur Iqbal juga menghampiri para ibu yang tengah mengikuti kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk balita. Ia memastikan program pemenuhan gizi anak berjalan optimal sebagai upaya mencegah stunting di wilayah pesisir.

Program Desa Berdaya Jadi Andalan Tekan Kemiskinan Ekstrem

Kunjungan ini merupakan bagian dari penguatan Program Desa Berdaya, strategi Pemprov NTB dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem. Gubernur Iqbal menilai kawasan pesisir justru menjadi kantong kemiskinan ekstrem, meskipun berada di sekitar kawasan pariwisata elit.

“Kita membangun hotel bintang lima dan bintang empat, tetapi masyarakat di sekitarnya masih miskin. Pariwisatanya maju, tapi masyarakat lokal belum ikut menikmati manfaatnya,” ujar Gubernur Iqbal.

Ia menegaskan, Program Desa Berdaya bukan sekadar program provinsi, tetapi dijalankan langsung oleh pemerintah desa dan dusun dengan dukungan penuh dari Pemprov NTB. Setiap desa akan didampingi tenaga pendamping terlatih untuk memetakan persoalan dasar, menentukan skala prioritas, serta menggali potensi ekonomi lokal.

Data Kemiskinan Ekstrem Desa Malaka

Sementara itu, Kepala Desa Malaka, Akmaludin Ichwan, mengungkapkan bahwa jumlah warga miskin ekstrem di desanya mencapai 362 jiwa dari 135 kepala keluarga. Ia berharap seluruh intervensi program pemerintah provinsi dapat disinergikan secara berkelanjutan.

Menurutnya, Program Desa Berdaya tidak hanya menyasar persoalan perumahan dan sanitasi, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi melalui sektor pariwisata pesisir, perikanan, dan perkebunan, agar masyarakat mampu keluar dari jerat kemiskinan secara berkelanjutan.

Pemprov NTB menargetkan penurunan signifikan angka kemiskinan ekstrem hingga mendekati nol pada 2029, sejalan dengan target nasional. Renovasi RTLH dan perbaikan sanitasi menjadi intervensi awal yang akan diikuti program pemberdayaan ekonomi, akses permodalan, serta pelatihan keterampilan bagi masyarakat pesisir.

Editor : Purnawarman

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network