get app
inews
Aa Text
Read Next : Kisah Haru Adam, Anak TKI Lombok yang Hidup Sebatang Kara di Malaysia Akhirnya Kembali Pulang

Bursa Ketua Demokrat NTB Kian Panas, Gubernur Iqbal Didorong Kader Internal

Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:11 WIB
header img
Walikota Bima kader Demokrat Rahman H Rahim (kiri), Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (kanan).(Foto: iNewsLombok.id)

Ia menyebut dirinya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Demokrat karena perjalanan politiknya dibangun bersama partai tersebut.

“Saya juga dibesarkan Partai Demokrat, jadi anggota DPRD NTB, jadi Wali Kota melalui Demokrat. Kita harus selalu hormat apa keputusan partai, sehingga siapa pun yang mau masuk kita harus persilahkan,” tegasnya.

Ia juga membantah anggapan bahwa munculnya nama Lalu Iqbal di bursa calon Ketua DPD Demokrat NTB akan menjadi ancaman bagi dirinya. Menurut Haji Man, persaingan dalam politik merupakan hal biasa dan menjadi bagian dari dinamika demokrasi di tubuh partai.

“Kalau bersaing tidak ada masalah. Kami politisi biasa saling bersaing,” katanya.

Bursa Ketua Demokrat NTB Semakin Terbuka

Menjelang Musda Demokrat NTB, sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat calon ketua. Selain A Rahman H Abidin dan Lalu Muhamad Iqbal, nama lain yang ikut diperbincangkan adalah Amrul Jihadi yang kini menjabat Ketua DPC Demokrat Lombok Timur, Nurhidayah dari Lombok Barat, serta dua anggota DPRD NTB dari Partai Demokrat, yakni Syamsul Fikri dan Raden Rahadian Soedjono.

Menguatnya sejumlah nama tersebut menunjukkan persaingan menuju kursi Ketua DPD Demokrat NTB diperkirakan berlangsung ketat. Musda kali ini juga dinilai penting karena akan menentukan arah konsolidasi partai lima tahun ke depan, termasuk strategi Demokrat menghadapi agenda politik lokal dan nasional berikutnya.

Dinamika internal Demokrat NTB juga tak lepas dari kondisi organisasi pasca penunjukan Si Made Rai Edi Astawa sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Demokrat NTB.

Penunjukan Plt dilakukan DPP Demokrat setelah mantan Ketua DPD Demokrat NTB Indra Jaya Usman tersandung perkara hukum. Langkah itu diambil untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan hingga Musda digelar.

Dalam mekanisme pemilihan Ketua DPD Demokrat, suara penentu berasal dari unsur DPP Partai Demokrat, ketua DPD demisioner, para ketua DPC kabupaten/kota, serta organisasi sayap partai sesuai aturan internal.

Kandidat yang ingin maju juga harus mengantongi dukungan minimal 20 persen dari total pemilik suara di luar unsur DPP.

Dengan komposisi pemilik suara tersebut, lobi politik antar-kandidat diperkirakan akan menjadi penentu. Musda Demokrat NTB bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga arena konsolidasi untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat kabupaten/kota menjelang kontestasi politik mendatang.

Nama Iqbal Muncul, Gerindra Beri Respons

Nama Lalu Muhamad Iqbal masuk dalam bursa Ketua DPD Demokrat NTB setelah sejumlah kader dan simpatisan mulai mengaitkannya dengan Musda. Namun di sisi lain, spekulasi soal kemungkinan Iqbal berpindah partai mendapat respons dari Partai Gerindra NTB.

Sejumlah pengurus Gerindra sebelumnya menegaskan bahwa Lalu Iqbal merupakan kader yang memiliki kedekatan politik dan emosional dengan partai besutan Prabowo Subianto itu. Bahkan, Iqbal disebut menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerindra secara langsung dari Prabowo.

Meski demikian, kemunculan nama Iqbal dalam bursa Ketua Demokrat NTB tetap memantik perhatian. Apalagi, Lalu Iqbal saat ini menjabat sebagai Gubernur NTB periode 2025–2030, sehingga setiap langkah politiknya memiliki daya tarik tersendiri dalam peta kekuatan partai di daerah.

Jika benar maju, kehadiran Iqbal dipandang bisa mengubah konfigurasi persaingan di Musda Demokrat NTB. Selain memiliki posisi strategis sebagai kepala daerah, ia juga dinilai memiliki jaringan birokrasi, basis elektoral, dan popularitas yang dapat menjadi modal penting untuk membesarkan partai.

Bagi Haji Man, siapa pun tokoh yang nantinya masuk dan maju di Demokrat harus dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat partai. Ia menekankan bahwa yang paling penting bagi seluruh kader adalah menjaga soliditas internal dan tetap menghormati keputusan organisasi.

Musda Demokrat NTB sendiri masih dinantikan sebagai forum penentu kepemimpinan baru partai di tingkat provinsi. Selain memilih ketua, forum ini juga diperkirakan menjadi titik awal penyusunan arah baru Demokrat NTB, termasuk memperkuat konsolidasi menghadapi dinamika politik di Pulau Lombok, Pulau Sumbawa, hingga agenda pemilu dan pilkada mendatang.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut