Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bareskrim Buru Tosan, Partner The Doctor yang Suplai Narkoba ke Whiterabit
Advertisement . Scroll to see content

Mantan Kapolres Bima Bantah Terima Dana dari Bandar Narkoba

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:52 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Mantan Kapolres Bima Bantah Terima Dana dari Bandar Narkoba
Pengacara Didik Putra Kuncoro mantan Kapolres Bima Kota, Farizal Pranata Bahri mengungkap kliennya tak pernah mengenal atau berhubungan dengan bandar narkoba. Foto: Ist

MATARAM, iNewsLombok.id - Mantan Kapolres Bima Kota, Nusa Tenggara Barat (NTB), AKBP Didik Putra Kuncoro membantah tudingan terkait menerima aliran dana dari Bandar narkoba, Erwin Iskandar alias Koh Erwin dan Abdul Hamid alias Boy. Tuduhan itu dianggap mengada-ada.

Pengacara Didik, Farizal Pranata Bahri mengungkap kliennya tak pernah mengenal atau berhubungan dengan Bandar narkoba. Tiada pula bukti bahwa kliennya menerima dana dari hasil perdagangan narkoba.

“Klien kami tidak pernah mengenal, bertemu, ataupun bekerja sama dalam bentuk apa pun dengan pihak yang disebut tersebut,” ungkap Farizal dalam konfersi pers di kantornya, Mataram, NTB pada Senin 22 Juni 2026.

Farizal mengungkap kliennya lebih dulu dituduh menerima dana dari bandar narkoba lewat Kasat Narkoba Polres Bima, Malaungi. Uang tersebut total Rp2,8 miliar. Didik mulanya dituduh mendapat Rp1 miliar. Sisanya 1,8 miliar menyusul. Padahal, uang tersebut bukan berasal dari peredaran narkoba.

“Dana tersebut berasal dari kesalahan administratif yang dilakukan saat AKP M menjabat Kasat Narkoba. Sumber dana akan kami jelaskan di persidangan,” tambah Farizal dalam siaran pers yang diterima redaksi.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut