Prihatin Kekerasan Seksual Anak di Pesantren Tinggi, Aktivis Soroti Pengawasan Kanwil Kemenag NTB
"Kami meminta Menteri Agama RI tidak hanya fokus pada penanganan kasus per kasus, tetapi juga melakukan evaluasi terhadap efektivitas pengawasan di tingkat wilayah. Jika diperlukan demi perbaikan tata kelola dan pemulihan kepercayaan masyarakat, pergantian kepemimpinan harus menjadi opsi yang dipertimbangkan," ujar Bang Akim.
Ia menambahkan bahwa perlindungan anak, keamanan peserta didik, serta menjaga nama baik lembaga pendidikan keagamaan harus menjadi prioritas bersama.
"Yang harus diselamatkan adalah marwah pendidikan keagamaan, perlindungan peserta didik, dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara yang bertanggung jawab membina kehidupan beragama dan pendidikan keagamaan di Indonesia," tegasnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda juga menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di NTB.
Politisi Partai Golkar tersebut menyebut persoalan ini sudah masuk kategori serius dan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
"Kita malu, kita mengatakan diri Pulau Seribu Masjid, tapi seribu kekerasan seksual pada anak dan perempuan terjadi," ujar Isvie usai mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) di Kantor DPRD NTB, Kamis (4/6/2026).
Editor: Purnawarman