Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ketua DPRD NTB Prihatin Kasus Kekerasan Seksual Meningkat
Advertisement . Scroll to see content

Prihatin Kekerasan Seksual Anak di Pesantren Tinggi, Aktivis Soroti Pengawasan Kanwil Kemenag NTB

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:57 WIB
  • author Purnawarman
Prihatin Kekerasan Seksual Anak di Pesantren Tinggi, Aktivis Soroti Pengawasan Kanwil Kemenag NTB
Rapat dengar pendapat sebelumnya di DPRD NTB terkait maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di Kantor DPRD NTB. (Foto: iNewsLombok.id/Purnawarman)

"Kami meminta Menteri Agama RI tidak hanya fokus pada penanganan kasus per kasus, tetapi juga melakukan evaluasi terhadap efektivitas pengawasan di tingkat wilayah. Jika diperlukan demi perbaikan tata kelola dan pemulihan kepercayaan masyarakat, pergantian kepemimpinan harus menjadi opsi yang dipertimbangkan," ujar Bang Akim.

Ia menambahkan bahwa perlindungan anak, keamanan peserta didik, serta menjaga nama baik lembaga pendidikan keagamaan harus menjadi prioritas bersama.

"Yang harus diselamatkan adalah marwah pendidikan keagamaan, perlindungan peserta didik, dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara yang bertanggung jawab membina kehidupan beragama dan pendidikan keagamaan di Indonesia," tegasnya.

DPRD NTB Soroti Darurat Kekerasan Seksual

Sebelumnya, Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda juga menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di NTB.

Politisi Partai Golkar tersebut menyebut persoalan ini sudah masuk kategori serius dan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

"Kita malu, kita mengatakan diri Pulau Seribu Masjid, tapi seribu kekerasan seksual pada anak dan perempuan terjadi," ujar Isvie usai mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) di Kantor DPRD NTB, Kamis (4/6/2026).

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut