Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mario Aji dan Veda Ega Jadi Daya Tarik MotoGP Mandalika 2026, Gubernur Klaim Bakal Jadi yang Terbaik
Advertisement . Scroll to see content

Hakim Soroti Gubernur NTB Belum Dihadirkan di Sidang, Ini Kata Ketua Ormas Kasus Dana Siluman DPRD

Senin, 27 April 2026 | 11:50 WIB
  • author Purnawarman
Hakim Soroti Gubernur NTB Belum Dihadirkan di Sidang, Ini Kata Ketua Ormas Kasus Dana Siluman DPRD
Empat Pimpinan DPRD NTB disumpah jadi saksi Gratifikasi Dana Siluman. (Foto: Sri Susantini/iNewsLombok.id)

LOMBOK, iNewsLombok.id – Ketua Ormas Garda Satu DPW NTB, Abdul Hakim, menilai langkah Hakim menghadirkan hadiran Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, dalam sidang kasus dugaan gratifikasi dana siluman DPRD NTB yang menyeret tiga terdakwa anggota dewan, yakni Indra Jaya Usman (IJU), Nashib Ikroman, dan Hamdan Kasim sangat penting menjelaskan terkait pemberian program yang disebut hadiah kepada dewan baru.

Menurut Abdul Hakim, kehadiran gubernur dalam persidangan sangat penting untuk memberikan penjelasan secara langsung terkait dugaan pemberian program yang disebut-sebut sebagai “hadiah” kepada sejumlah anggota DPRD baru.

“Kita ingin tahu apa niat gubernur memberikan hadiah berupa program kepada anggota dewan baru,” tegas Abdul Hakim.

Ia menilai, program tersebut berpotensi menimbulkan persoalan serius karena berkaitan langsung dengan fungsi utama DPRD sebagai lembaga budgeting, controlling, dan legislasi, bukan sebagai pelaksana program pemerintahan.

“Dewan ini bukan lembaga eksekutor program. Potensi conflict of interest-nya tinggi,” tambahnya.

Abdul Hakim yang akrab disapa Bang Akim menegaskan, seorang gubernur sebagai birokrat senior tentu memahami bahwa pemberian sesuatu kepada pejabat negara dapat dikategorikan sebagai gratifikasi jika tidak sesuai aturan hukum yang berlaku.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut