Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gubernur NTB Minta TAPD Pastikan Pergeseran APBD Perubahan 2026 Sesuai Arahan KPK
Advertisement . Scroll to see content

KPK: Uang Ketuk Palu Masih Jadi Ancaman dalam Penyusunan APBD di Daerah

Jum'at, 21 November 2025 | 09:33 WIB
  • author iNewsSumba/Purnawarman
KPK: Uang Ketuk Palu Masih Jadi Ancaman dalam Penyusunan APBD di Daerah
Kantor KPK. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Dari sisi pendapatan, tunggakan pajak juga menjadi perhatian serius. Beberapa wajib pajak masih menunda penyelesaian kewajibannya, sehingga potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak sepenuhnya masuk ke kas daerah. Menurut Dian, ketegasan pemerintah sangat dibutuhkan agar kebocoran pendapatan tidak berulang setiap tahun.

KPK mencatat bahwa praktik pokir titipan kerap muncul menjelang pembahasan APBD, biasanya melalui proses informal antara oknum tertentu di legislatif dan SKPD pengusul anggaran.

Uang "ketuk palu" menjadi salah satu pola lama yang terus diwaspadai, di mana sejumlah pihak meminta imbalan sebelum menyetujui anggaran.

Pemerintah pusat sebenarnya telah menyediakan sejumlah platform digital seperti SIPD, e-Planning, dan e-Budgeting untuk menutup celah manipulasi anggaran, namun implementasinya belum berjalan optimal di beberapa daerah.

KPK mendorong pemda untuk menguatkan sistem audit internal dan mempercepat sertifikasi aset agar tidak terus hilang atau dikuasai pihak lain secara tidak sah.

Kabupaten Sumba Timur termasuk daerah prioritas dalam program pencegahan korupsi terintegrasi karena masih menghadapi tantangan besar pada aspek tata kelola dan optimalisasi PAD.

Editor: Purnawarman

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut