Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polda NTB Didesak Ungkap Perusak Police Line di Lahan Sengketa Sumbawa
Advertisement . Scroll to see content

Sahrul Bosang Desak Polda NTB Ambil Alih Kasus Tanah yang Diduga Libatkan WNA Yaman

Selasa, 29 Juli 2025 | 20:14 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Sahrul Bosang Desak Polda NTB Ambil Alih Kasus Tanah yang Diduga Libatkan WNA Yaman
Laporan dugaan penyerobotan tanah di Sumbawa yang dialami Sahrul Bosang tak kunjung usai. Foto: Ist

Menurut Sahrul, kasus ini bisa cepat selesai jika Kepala Desa Moya, Junaedi, mencabut akta sporadik yang ditandatanganinya terkait lahan tersebut. 

Kades Junaedi diminta bertanggung jawab karena sporadik itu membuat kasus semakin rumit.

Karena berlarut-larutnya kasus ini, Sahrul berencana melaporkannya ke Polda NTB dengan harapan ada titik terang dan penyelesaian konkret.

Sahrul Bosang mengungkapkan bahwa perusahaan  tidak menunjukkan komitmen terhadap kesepakatan kompensasi senilai Rp1,5 miliar. Meskipun telah beberapa kali dimediasi, termasuk di Polres Sumbawa pada 28 Desember 2024, pihak PT. JWI selalu mengulur waktu pembayaran kompensasi.

Bahkan, setelah aksi pemagaran lahan oleh Sahrul pada 7 Oktober 2024, pembangunan rumah di atas lahan sengketa tetap berlanjut. Sahrul juga menyebut ada dua SHM yang penguasaannya berbeda dan diduga diserobot.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut