Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Audit Internal OPD NTB Tuai Sorotan, Akademisi Minta Inspektorat Pahami Kewenangan
Advertisement . Scroll to see content

Rektor UGR: Mahasiswa Harus Jadi Pengawas Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Selasa, 29 April 2025 | 08:23 WIB
  • author Purnawarman
Rektor UGR: Mahasiswa Harus Jadi Pengawas Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
Rektor UGR: Mahasiswa Harus Jadi Pengawas Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Tangkapan Layar

Basri juga menekankan pentingnya kehadiran negara dalam setiap proses perlindungan pekerja migran.

"Mahasiswa harus menjadi media kontrol, mengawasi dan mengingatkan pemerintah agar tidak lalai dalam tugas melindungi warganya," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wahyu Susilo, Direktur Eksekutif Migrant CARE, mengungkapkan bahwa Universitas Gunung Rinjani memiliki sejarah panjang dalam perjuangan hak-hak pekerja migran.

"Pada tahun 2000, kampus ini pernah menjadi pusat pertemuan nasional para aktivis HAM, buruh, dan agraria dalam konsorsium pembela buruh migran. Migrant CARE kembali ke UGR hari ini untuk melawan lupa bahwa di tempat ini pernah dibangun fondasi perjuangan pelindungan PMI," ujar Wahyu.

Ia mengajak mahasiswa UGR untuk melanjutkan legacy tersebut, menjadi bagian dari generasi muda yang memperjuangkan hak-hak pekerja migran Indonesia di tengah tantangan globalisasi dan perdagangan orang.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa UGR untuk memperkuat kesadaran kritis, membangun solidaritas, dan mengambil peran aktif dalam mendorong migrasi yang aman, adil, dan bermartabat.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut