SDN Beber di Lombok Tengah Tolak MBG Usai Insiden Dugaan Keracunan, Ini Respons Ketua Satgas NTB

Purnawarman/Ema Widiawati
Ketua Satgas MBG NTB Dr. Fathul Gani menyampaikan opsi pemindahan penerima manfaat ke SPPG lain setelah SDN Beber menolak program MBG. (Foto: iNewsLombok.id/Purnawarman)

LOMBOK, iNewsLombok.id - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) NTB, Dr. Fathul Gani, buka suara menyikapi keputusan SDN Beber, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, yang menolak menerima program MBG secara permanen setelah insiden dugaan keracunan yang dialami ratusan siswa.

Gani mengatakan, salah satu opsi yang dapat dilakukan adalah memindahkan penerima manfaat ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lain. Langkah tersebut diharapkan tidak menghentikan pemenuhan program bagi siswa.

"Ada beberapa alternatif kita sampaikan. Bisa saja penerima manfaat itu kita pindahkan ke SPPG yang lain sebagai alternatif kan. Harapannya penerima manfaat tetap terlayani dengan baik," ungkapnya, Sabtu (19/9/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Gani menyusul keputusan SDN Beber yang pada 18 September 2026 menyatakan tidak lagi menerima MBG dari dapur SPPG mana pun. Keputusan itu diambil setelah komite sekolah dan wali murid melakukan rembuk pascainsiden dugaan keracunan pada Jumat, 11 September 2026.

Ketua Komite SDN Beber Surya Darmawan sebelumnya menyebut keputusan tersebut telah disepakati bersama komite dan wali murid. Dari 252 siswa di sekolah tersebut, 226 siswa dilaporkan mengalami keluhan setelah mengonsumsi makanan MBG. Lima guru juga dilaporkan mengalami gejala serupa.

Satgas Dorong Evaluasi Menyeluruh

Ditanya mengenai pelajaran yang dapat diambil dari insiden tersebut, Gani menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan SPPG.

"Harus ada evaluasi SPPI, SPPI sarjana penggerak kepala dapur istilahnya yang tugasnya mengawas dapur, ahli gizi, akunting dan relawan," terangnya.

Editor : Purnawarman

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network