"Juga sangat mendukung Pak Mori kembali memimpin KONI NTB. Kami melihat keberhasilan KONI, PON 2028 nanti beliau sudah dari awal mengawal. Menjemput PON agar bisa digelar di NTB. Jadi kami sangat mendukung beliau untuk periode 2026-2030," katanya.
Sementara itu, Ketua cabang olahraga Tenis Meja, Bambang Akasono, menegaskan dukungan yang diberikan bukan karena kedekatan secara pribadi, melainkan berdasarkan kinerja yang telah ditunjukkan selama memimpin KONI NTB.
"Mau berjuang memajukan olahraga di NTB. Figur itu yang pertama kita kehendaki. Bukan karena berteman, tetapi karena kinerja selama memimpin KONI," ujarnya.
Ia menilai Mori Hanafi mampu menghadirkan kerja nyata bagi dunia olahraga di NTB.
"Bukan membawa kita ke mimpi, tetapi kerja nyata. Nyata melaksanakan PON di NTB dan NTT. Ayo diteruskan sampai pelaksanaan PON, atau satu periode lagi," tegasnya.
Dukungan serupa juga datang dari Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) NTB. Alfian menilai Mori Hanafi masih menjadi sosok paling tepat memimpin KONI NTB pada periode mendatang.
"Sosok yang tetap memimpin KONI. Penekanan kami bukan sekadar mendukung, tetapi kami mendorong dan meminta Ketua KONI saat ini tetap memimpin. Untuk saat ini beliau yang paling tepat memimpin KONI NTB," katanya.
Menurut Alfian, dukungan dari enam cabang olahraga tersebut menjadi bentuk kesamaan pandangan bahwa kesinambungan kepemimpinan diperlukan agar berbagai program pembinaan atlet dan persiapan menuju PON 2028 dapat berjalan optimal.
Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI NTB yang akan memilih ketua baru periode 2026-2030 diperkirakan berlangsung tahun ini.
Sejumlah kalangan olahraga berharap proses pemilihan berjalan demokratis dengan mengedepankan kepentingan pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga daerah.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
