BGN Temukan 950 Dapur MBG Diduga Tak Higienis, Terancam Ditutup Permanen
JAKARTA, iNewsLombok.id - Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan sekitar 950 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah wilayah Indonesia yang diduga belum memenuhi standar higiene dan sanitasi.
Dapur-dapur tersebut kini menjadi perhatian BGN. Jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran serius terhadap standar keamanan pangan, operasional dapur dapat dihentikan hingga penutupan secara permanen.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, temuan 950 dapur tersebut berasal dari laporan serta hasil pemantauan terhadap pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.
Selain persoalan kebersihan dan sanitasi, BGN juga menemukan adanya dapur yang belum memenuhi kelengkapan dokumen persyaratan yang diwajibkan.
"Sampai sejauh ini, kami mendapatkan laporan ada 950 dapur yang kami curigai sampai dengan hari ini kemungkinan besar tidak layak sanitasi dan higiene, yang kemungkinan akan kami umumkan di kemudian hari berapa yang pasti kami tutup secara permanen," kata Sudaryono dalam konferensi pers di kantor BGN, Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Sudaryono menegaskan, standar higiene dan sanitasi tidak dapat dianggap sebagai persoalan administratif semata. Kondisi dapur yang tidak memenuhi ketentuan dapat berdampak langsung terhadap keamanan makanan yang dikonsumsi penerima manfaat.
Editor : Purnawarman