DPRD NTB Bongkar Kejanggalan Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Klaim 100 Persen Dipertanyakan
Ia menegaskan, seluruh pekerjaan konstruksi harus dipastikan selesai sesuai spesifikasi teknis, sekaligus menjamin hak-hak pihak yang terlibat dalam proyek dipenuhi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPRPKP NTB, Lalu Kusuma Wijaya, mengakui pihaknya belum melakukan pemeriksaan administratif maupun verifikasi faktual terhadap proyek tersebut karena laporan baru diterima sehari sebelumnya.
"Khusus pekerjaan Lunyuk, kami memang belum melakukan pemeriksaan lapangan maupun cross check langsung,” jelasnya.
Ia memastikan Dinas PUPRPKP akan segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pengecekan langsung di lokasi proyek.
"Kami pasti akan melakukan itu. Namun laporan baru kemarin saya terima. Untuk pekerjaan yang tidak terlalu panjang sudah kami panggil teman-teman untuk melakukan pengecekan," ungkapnya.
Verifikasi lapangan dinilai penting untuk memastikan kesesuaian antara laporan administrasi dengan kondisi fisik di lapangan, termasuk mengevaluasi kualitas pekerjaan, penyelesaian seluruh item konstruksi, serta memastikan tidak ada persoalan pembayaran yang dapat menghambat penyelesaian proyek.
Proyek peningkatan ruas jalan Lenangguar–Lunyuk merupakan salah satu akses strategis di Pulau Sumbawa yang diharapkan mampu memperlancar konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Karena itu, DPRD menilai pengawasan terhadap pelaksanaan proyek perlu dilakukan secara menyeluruh agar penggunaan anggaran daerah berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Editor : Purnawarman