Lanal Mataram Gagalkan Penyelundupan 10.000 Benih Lobster Ilegal di Pelabuhan Kayangan
LOMBOK, iNewsLombok.id - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mataram berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sekitar 10.000 ekor benih bening lobster (BBL) tanpa dokumen resmi di Pelabuhan Kayangan, Kabupaten Lombok Timur. Ribuan benih lobster yang diperkirakan memiliki nilai ekonomi mencapai ratusan juta rupiah tersebut kemudian diamankan dan dilepasliarkan kembali ke perairan Senggigi, Kabupaten Lombok Barat.
Komandan Lanal Mataram Letkol Laut (P) Eko Darmawan, ST menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari informasi intelijen mengenai adanya pengiriman paket berisi benih lobster dari Pulau Sumbawa menuju Pulau Lombok melalui jalur penyeberangan Poto Tano–Kayangan.
Berdasarkan informasi yang diterima, paket tersebut awalnya dibawa menggunakan mobil Suzuki Splash berwarna merah. Namun, sesampainya di Pelabuhan Poto Tano, barang tersebut dipindahkan ke kendaraan travel dengan tujuan mengelabui petugas yang melakukan pengawasan.
"Pada dini hari sekitar pukul 01.30 Wita kami mendapat informasi paket berisi benih lobster tanpa dokumen telah berganti kendaraan dan dititipkan melalui travel yang menyeberang ke Pelabuhan Kayangan," ujar Eko, Selasa (28/7/2026).
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Lanal Mataram langsung melakukan pengawasan di Pelabuhan Kayangan. Setelah kapal bersandar sekitar pukul 03.50 Wita, petugas memantau proses pembongkaran kendaraan dan barang.
Saat paket diturunkan, kendaraan travel yang mengangkutnya langsung meninggalkan area pelabuhan sehingga identitas pemilik maupun penerima barang belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan.
Editor: Purnawarman