Harga Murai Bisa Tembus Rp100 Juta, Ini Cerita Peternak Burung di NTB
LOMBOK, iNewsLombok.id - Suara merdu burung murai masih menjadi daya tarik tersendiri bagi para penghobi burung kicau di Pulau Lombok. Di tengah perkembangan komunitas kicau mania, hadir Semeton Murai Lombok (SML) yang menjadi wadah bagi para pecinta murai untuk berkumpul, bertukar pengalaman, hingga menguji kualitas burung melalui ajang gantangan.
Dentuman musik dangdut bernuansa hip-hop dari lagu Kicau Mania yang dipopulerkan Ndarboy Genk bersama Banditoz Yaow 86 terdengar dari pengeras suara di kawasan eks Bandara Selaparang, Kota Mataram, Kamis (11/6/2026).
Lagu yang identik dengan dunia kicau mania itu seakan menjadi tanda dimulainya aktivitas para penghobi burung yang datang membawa sangkar masing-masing.
Satu per satu peserta mulai berdatangan. Mereka membawa burung kesayangan dengan berbagai ukuran sangkar. Dari sekian banyak burung yang hadir, mayoritas merupakan jenis murai batu.
Jumlahnya pun tidak sedikit. Lebih dari seratus ekor murai berkumpul dalam agenda komunitas tersebut.
“Ini adalah acara komunitas yang kami gelar sebulan sekali. Jadi selalu ramai,” kata Ketua Semeton Murai Lombok, Mahfud Lutfi.
Editor : Purnawarman