get app
inews
Aa Text
Read Next : Polri Pastikan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro Tetap Dipecat Meski Dimutasi

Detik-Detik Bareskrim Tangkap Bandar Narkoba Ko Erwin di Laut Menuju Malaysia

Jum'at, 27 Februari 2026 | 22:22 WIB
header img
Bandar sabu kelas kakap, Ko Erwin ditangkap Bareskrim. (Foto: Istimewa)

ASAHAN, iNewsLombok.id – Upaya pelarian bandar sabu kelas kakap, Ko Erwin, berakhir di tangan aparat. Buronan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri itu ditangkap saat hendak melarikan diri ke Malaysia melalui jalur laut di perairan Asahan, Sumatera Utara.

Penangkapan berlangsung dramatis dan videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat aparat melakukan pengejaran terhadap sebuah kapal nelayan yang diduga membawa Ko Erwin di wilayah perairan Tanjung Balai Asahan.

Kejar-kejaran di Laut, Libatkan Bea Cukai

Operasi ini merupakan hasil kerja sama tim gabungan dari:

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri

Satresnarkoba Polres Asahan

Bea Cukai Teluk Nibung

Tim menggunakan kapal patroli milik Bea Cukai untuk mendekati kapal target sebelum akhirnya berhasil menghentikannya. Ko Erwin tidak berkutik saat aparat melakukan penangkapan.

Wilayah perairan Asahan dan Tanjung Balai memang dikenal sebagai salah satu jalur rawan penyelundupan narkotika lintas negara karena lokasinya yang strategis dan dekat dengan perbatasan Malaysia.

Peran Sentral dalam Sindikat Narkoba NTB

Ko Erwin disebut memiliki peran penting dalam jaringan peredaran sabu di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia diduga menjadi pengendali distribusi narkotika dalam skala besar yang menyuplai sejumlah wilayah di NTB.

Kasus ini juga menyeret nama mantan Kapolres Bima, AKBP Didik, serta mantan Kasat Narkoba Polres Bima. Keduanya diduga menerima suap dari Ko Erwin untuk memuluskan operasional jaringan tersebut.

Penangkapan Ko Erwin dipandang sebagai perkembangan signifikan dalam pengungkapan jaringan narkoba yang melibatkan oknum aparat.

Langsung Dibawa ke Mabes Polri

Setelah diamankan, Ko Erwin langsung diterbangkan ke Mabes Polri di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik akan mendalami:

Alur distribusi narkoba lintas provinsi

Dugaan keterlibatan jaringan internasional

Potensi tindak pidana pencucian uang (TPPU)

Keterlibatan pihak lain dalam sindikat

Bareskrim Polri juga tengah menelusuri aset-aset yang diduga berasal dari hasil kejahatan narkotika.

Jalur laut Sumatera Utara–Malaysia merupakan salah satu rute favorit sindikat narkoba internasional.

Indonesia masih menjadi target pasar besar peredaran sabu dari jaringan luar negeri.

Penindakan terhadap bandar besar dinilai penting untuk memutus mata rantai distribusi di tingkat daerah.

Dalam beberapa tahun terakhir, aparat meningkatkan patroli laut terpadu guna menekan penyelundupan narkotika.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut