get app
inews
Aa Text
Read Next : Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Indonesia Tembus 6 Persen pada 2026

Rupiah Mendekati Rp17.000, Menkeu Purbaya: Depresiasi Masih Wajar dan Ekonomi Tetap Stabil

Rabu, 21 Januari 2026 | 13:30 WIB
header img
Menkeu Purbaya. iNews.id

JAKARTA, iNewsLombok.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang mendekati level Rp17.000 per dolar AS. Menurutnya, kondisi tersebut masih berada dalam batas wajar dan tidak mengganggu stabilitas ekonomi nasional.

“Kalau pelemahan kan dilihat dari persentase kan sedikit kan dibanding level sebelumnya. Jadi harusnya sistem kita terjaga. Jadi kemungkinan dampak ke ekonomi akan minimum,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa (20/1/2026).

Depresiasi Masih Sejalan Fundamental

Purbaya menjelaskan, secara year-to-date (ytd), rupiah hanya melemah sekitar 2–3 persen, angka yang masih sejalan dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia. Ia menilai, tekanan nilai tukar saat ini lebih disebabkan oleh faktor global, seperti kebijakan suku bunga Amerika Serikat dan penguatan dolar AS di pasar dunia.

Meski rupiah melemah, pasar saham justru menunjukkan sentimen positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat, menandakan kepercayaan investor masih terjaga.

“Yang penting adalah gini, ketika pondasi ekonomi kita terus membaik, aktivitas ekonomi dalam negeri akan meningkat, orang akan melihat ekonomi kita bagus, investor akan balik lagi ke sini termasuk investor asing. Anda lihat pasar modal kan naik kan? Pasar modal nggak mungkin naik kalau nggak ada investor asing atau investor domestik masuk ke sini juga,” tuturnya.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut