get app
inews
Aa Text
Read Next : Akhiri Polemik Identitas Masyarakat Adat, Pemkab Sumbawa Serahkan Hasil Kajian BRIN ke Komnas HAM

Prediksi Idulfitri 2026: Peneliti BRIN Sebut 1 Syawal 1447 H Berpotensi Jatuh 21 Maret

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:38 WIB
header img
Ilustrasi Idul Fitri 2026. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNewsLombok.id - Peneliti dari Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memprediksi bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri tahun 2026 berpotensi jatuh pada 21 Maret 2026. Prediksi tersebut didasarkan pada analisis astronomi terkait posisi hilal saat waktu pengamatan di kawasan Asia Tenggara.

Menurut Thomas, perhitungan posisi bulan menunjukkan bahwa pada saat magrib tanggal 19 Maret 2026, hilal di wilayah Asia Tenggara belum memenuhi kriteria visibilitas yang disepakati oleh negara-negara anggota MABIMS.

Hilal Belum Memenuhi Kriteria MABIMS

Kriteria MABIMS menetapkan bahwa hilal dapat dinyatakan terlihat jika memiliki ketinggian minimal 3 derajat dengan elongasi minimal 6,4 derajat. Namun pada waktu pengamatan tersebut, posisi bulan masih berada di bawah ambang batas tersebut sehingga belum memenuhi syarat penetapan awal bulan Syawal.

Karena itu, kemungkinan besar bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari, sehingga Idulfitri diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026.

Editor : Purnawarman

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut