Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pergeseran Rp76M dan 5.162 Penerima Bansos Disorot, Banggar Minta Pemprov NTB Buka Rincian Anggaran
Advertisement . Scroll to see content

Kemendagri Evaluasi RAPBD NTB 2026: Penyusunan KUA–PPAS Tak Tepat Waktu hingga Mobil Listrik

Minggu, 28 Desember 2025 | 21:21 WIB
  • author Purnawarman
Kemendagri Evaluasi RAPBD NTB 2026: Penyusunan KUA–PPAS Tak Tepat Waktu hingga Mobil Listrik
Juru Bicara Banggar DPRD NTB, Sambirang Ahmadi. iNewsLombok.id/Purnawarman

LOMBOK, iNewsLombok.id – Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD NTB, Sambirang Ahmadi, menjelaskan bahwa hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD NTB 2026 pada prinsipnya menyatakan RAPBD dapat dilanjutkan, namun wajib dilakukan penyempurnaan dan penyesuaian sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Evaluasi tersebut dituangkan dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.1-6180 Tahun 2025 tertanggal 19 Desember 2025, yang juga mencakup evaluasi Rancangan Peraturan Gubernur tentang Penjabaran APBD 2026.

“Evaluasi ini bertujuan memastikan kesesuaian RAPBD dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, kepentingan umum, serta keselarasan dengan dokumen perencanaan dan penganggaran daerah,” ujar Sambirang saat rapat paripurna DPRD NTB, Minggu (28/12/2025).

Sorotan Kemendagri: Disiplin Tahapan KUA–PPAS

Sambirang mengungkapkan, Kemendagri secara tegas menyoroti ketidaksesuaian sebagian tahapan dan jadwal penyusunan APBD, terutama pada proses penyusunan KUA dan PPAS yang tidak sepenuhnya mengikuti batas waktu nasional.

“Kemendagri menyoroti ketidaksesuaian sebagian tahapan dan jadwal penyusunan APBD, khususnya pada proses penyusunan KUA dan PPAS yang tidak sepenuhnya mengikuti batas waktu yang telah ditetapkan secara nasional,” tegasnya.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut