Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dari Pekarangan Jadi Cuan, Ibu-Ibu Dasan Geres Olah Minyak Nabati Jadi Gel Pewangi
Advertisement . Scroll to see content

Unram Bantah Intervensi: Sanksi Etik Tidak Terkait Pemilihan Rektor 2025

Senin, 20 Oktober 2025 | 10:22 WIB
  • author Purnawarman
Unram Bantah Intervensi: Sanksi Etik Tidak Terkait Pemilihan Rektor 2025
Rektorat Unram. Istimewa

“Penjatuhan sanksi tersebut dilakukan melalui proses yang cukup panjang, mulai dari temuan SPI hingga dibentuk Majelis Etik,” paparnya.

Proses Etik Tak Ada Kaitannya dengan Pilrek

Khairul juga menegaskan bahwa keputusan etik tersebut tidak berhubungan dengan pemilihan rektor.

“Berdasarkan rekomendasi Majelis Etik, rektor menjatuhkan sanksi etik, dan tidak ada hubungannya dengan pemilihan Rektor,” lanjutnya.

Pernyataan Pihak Prof. Hamsu: Dugaan Penjegalan

Kasus ini mencuat setelah kuasa hukum Prof. Hamsu, Dr. Ainuddin, menyatakan adanya upaya sistematis untuk menghambat kliennya maju dalam Pilrek 2025.

“Kami melihat ada indikasi upaya penjegalan oleh rektor terhadap Prof. Hamsu,” tegas Ainuddin.

Ia menyebut bahwa nama Prof. Hamsu dicoret dari daftar Senat tanpa pemberitahuan resmi. SK etik disebut muncul mendadak, ditandatangani 3 Oktober dan baru diterima 15 Oktober.

“Tanpa ada berita acara penolakan, tiba-tiba nama klien kami hilang,” tambahnya.

Langkah Hukum dan Pengaduan

Pihak Prof. Hamsu telah mengajukan keberatan ke Ombudsman RI dan berencana melapor ke Kemendikbudristek terkait dugaan pelanggaran administrasi.

“Kami menolak segala bentuk ketidakadilan. Kami menuntut asas keadilan, transparansi, dan kepastian hukum ditegakkan,” tegas Ainuddin.

Pilrek Unram 2025 dijadwalkan berlangsung akhir Oktober, didominasi dukungan kuat dari Fakultas Kedokteran dan alumni.

Sejumlah organisasi mahasiswa ikut memantau proses Pilrek sebagai bentuk kontrol publik terhadap demokrasi kampus.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut