Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : IPM NTB 2025 Naik Jadi 73,97, Akademisi: Jangan Terburu-buru Klaim Keberhasilan Iqbal-Dinda
Advertisement . Scroll to see content

Kontraksi Ekonomi NTB Jadi Alarm Serius, Ini Kata Peneliti

Senin, 25 Agustus 2025 | 14:26 WIB
  • author Purnawarman
Kontraksi Ekonomi NTB Jadi Alarm Serius, Ini Kata Peneliti
Kontraksi Ekonomi NTB Jadi Alarm Serius, Ini Kata Peneliti. ist

LOMBOK, iNewsLombok.id - Pertumbuhan ekonomi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Triwulan II 2025 tercatat terkontraksi sebesar −0,82 persen (year-on-year). Angka ini menempatkan NTB sebagai provinsi dengan kinerja terendah kedua secara nasional setelah Papua Tengah.

Peneliti Pusat Kajian dan Analisis Ekonomi Nusantara, Edo Segara Gustanto, mengatakan kontraksi tersebut menjadi alarm serius bagi struktur ekonomi NTB yang masih terlalu bergantung pada sektor pertambangan, khususnya komoditas tembaga.
 
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sektor pertambangan dan penggalian mengalami kontraksi hampir −30 persen. Penyebab utamanya adalah penurunan produksi konsentrat tembaga PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT) hingga 57 persen akibat larangan ekspor mineral mentah.

Kondisi ini berdampak ganda, tidak hanya menekan ekspor barang dan jasa yang anjlok −40 persen, tetapi juga melemahkan sektor-sektor penunjang seperti perdagangan, transportasi, dan jasa logistik.

“Ini bukti bahwa ketika tambang terguncang, maka ekonomi daerah ikut jatuh,” tegas Edo.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut