Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Anak Dandim Gagal TKA di SDN 19 Kota Bima, Wali Kota Gelar Mediasi Wali Murid di Kantornya
Advertisement . Scroll to see content

Krisis Dokter Kandungan di Kota Bima: Ibu Hamil Kehilangan Janin Akibat Minimnya Pelayanan Medis

Jum'at, 04 April 2025 | 20:28 WIB
  • author Anggi Setiawati
Krisis Dokter Kandungan di Kota Bima: Ibu Hamil Kehilangan Janin Akibat Minimnya Pelayanan Medis
Krisis Dokter Kandungan di Kota Bima: Ibu Hamil Kehilangan Janin Akibat Minimnya Pelayanan Medis. ist

KOTA BIMA, iNewsLombok.id - Kota Bima tengah menghadapi krisis tenaga medis spesialis kandungan yang berdampak serius pada pelayanan kesehatan ibu hamil. Seorang ibu hamil berinisial A (40) dari Kelurahan Tanjung mengalami keguguran setelah dua hari pendarahan tanpa penanganan dokter kandungan. ​

Pada Rabu malam, 2 April 2025, A mengeluhkan sakit perut bawah disertai bercak darah saat buang air kecil. Suaminya, Haris, segera membawanya ke IGD Puskesmas Paruga pukul 23.00 Wita.

Di sana, A hanya ditangani dua perawat jaga tanpa tindakan medis lanjut karena ketiadaan dokter kandungan. Mereka disarankan kembali pada 8 April untuk pemeriksaan USG, sementara A diminta bed rest total tanpa obat penguat kandungan. ​

Keesokan harinya, kondisi A memburuk dengan pendarahan terus-menerus dan nyeri hebat. Upaya menghubungi RSUD Kota Bima menemui jalan buntu semua dokter kandungan dilaporkan cuti karena alasan berbeda, termasuk sakit, cuti tahunan, dan ibadah keagamaan. ​

Puncaknya, Jumat dini hari, 4 April 2025, pukul 01.10 Wita, pendarahan hebat terjadi. A dilarikan ke RSUD Kota Bima, namun tanpa kehadiran dokter kandungan, penanganan dilakukan tenaga medis jaga. Janin dinyatakan tidak tertolong, dan A mengalami keguguran. ​

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut