Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ketua KPK Buka Suara soal Peluang Periksa Jokowi di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Advertisement . Scroll to see content

Surati Jokowi soal RKUHP, Dewan Pers: Kami Bukan Baperan, Tidak Minta Privilage

Senin, 05 Desember 2022 | 01:14 WIB
  • author Purnawarman
Surati Jokowi soal RKUHP, Dewan Pers: Kami Bukan Baperan, Tidak Minta Privilage
Surati Jokowi soal RKUHP, Dewan Pers: Kami Bukan Baperan, Tidak Minta Privilage.(Purnawarman/iNewsLombok.id)

MATARAM, iNewsLombok.id - Plt Ketua Dewan Pers Dr Agung Darmajaya pernah bersurat langsung ke Presiden Jokowi agar pasal di RKUHP yang krusial ditambahkan agar tidak terjadi multi tafsir karena akan mengancam kerja jurnalis dan ditunda penetapannya oleh DPR.

"Kami tidak ingin disebut baperan, dan ingin ada hak istimewa (privilage) kepada jurnalis. Tetapi alahkan lebih bagus dalam pasal tersebut diperjelas tafsirannya. Misal penyampaina berita yang membuat orang lain tersinggung ada konsekwensinya. Kami ingin itu ditambah kecuali pemberitaan media,"ungkap Agung, Minggu (5/12/2022).

Agung juga mengajak agar para wartawan memahami betul RKUHP. Dan sudah membuat kajiannya.

"Silahkan dibaca saya sudah kirimkan kajian dari dewan pers,"ungkap Agung.

Editor: Purnawarman

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut