Polisi kini masih melakukan pendalaman untuk mengungkap rangkaian kejadian tersebut, termasuk mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat dalam aksi pengerusakan fasilitas Kantor Desa Tanaq Awu.
Pelayanan Desa Tetap Berjalan
Di tengah kondisi kantor yang mengalami kerusakan, Pemerintah Desa Tanaq Awu memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Plt Kepala Desa Tanaq Awu, Lalu Muhammad Isnaini, mengatakan sejumlah fasilitas pelayanan memang mengalami gangguan akibat kerusakan. Meski demikian, pihak desa tetap berupaya memberikan pelayanan kepada warga.
"Kami sebagai pelayan masyarakat tentu meminta maaf terkait konteks pelayanan kami melayani, akibat kejadian kemarin fasilitas pelayanan kami agak sedikit terganggu tapi pun demikian kami tetap menyatakan pelayanan tetap dilakukan karena ada sejumlah masyarakat yang datang membutuhkan surat dan sebagainya," kata Isnaini, Jumat (30/10).
Isnaini mengakui kerusakan komputer dan mesin printer membuat aktivitas pelayanan desa menjadi terganggu. Kondisi kaca jendela yang pecah juga dinilai berpotensi membahayakan masyarakat maupun aparatur yang beraktivitas di kantor desa.
"Iya komputer kita juga ikut rusak, namun dengan fasilitas yang ada tetap kita layani dengan apa apa adanya," ujarnya.
Hingga Jumat (30/10), personel kepolisian masih ditempatkan di sekitar Kantor Desa Tanaq Awu. Penjagaan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah kemungkinan terjadinya aksi susulan.
Kericuhan tersebut menjadi perhatian karena terjadi saat tahapan pleno hasil Pilkades di tingkat desa. Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab dan pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan fasilitas kantor desa.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
