Selain personel, berbagai alat utama SAR turut dikerahkan, seperti KN SAR 220 Mataram, KN SAR Arjuna, RIB Mataram, RIB Nusa Penida, KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, KAL Lembar, kapal patroli Polair KP XXI-2015, dua yacht relawan, serta ambulans dari RSUD Provinsi NTB.
Fokus Penyisiran Arus Selat Lombok
Selat Lombok merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di Indonesia yang memiliki arus laut cukup kuat karena menghubungkan Laut Bali dengan Samudra Hindia.
Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR, sehingga pencarian dilakukan dengan memperhitungkan arah arus, angin, dan kemungkinan pergerakan korban maupun objek di permukaan laut.
Basarnas menyatakan evaluasi hasil pencarian akan dilakukan pada akhir operasi harian untuk menentukan perluasan atau penyesuaian sektor pencarian pada hari berikutnya. Seluruh unsur gabungan tetap bersiaga hingga seluruh korban berhasil ditemukan.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
