Mori menilai tidak adil apabila satu atau dua insiden dijadikan dasar untuk menyimpulkan seluruh penyelenggaraan Porprov gagal.
"Masa dari 3 ribu pertandingan, gara-gara tiga atau empat nomor pertandingan yang bermasalah, lalu seluruh gelaran Porprov dianggap rusak dan gagal? Yang benar saja dong. Kenapa ribuan nomor pertandingan yang aman dan sukses tidak diberitakan dan dibahas?" katanya.
Ia menambahkan, berbagai aspek penting penyelenggaraan, mulai dari pelayanan kesehatan, akomodasi, konsumsi, hingga transportasi kontingen dari seluruh daerah, berjalan dengan baik tanpa kendala yang bersifat fatal.
Menurut Mori, video maupun potongan insiden yang beredar di media sosial tidak mencerminkan keseluruhan pelaksanaan Porprov yang telah melibatkan ribuan atlet, pelatih, wasit, ofisial, relawan, dan panitia selama pelaksanaan pertandingan.
"KONI NTB tidak pernah menuduh ini dilakukan karena faktor politik. Ini menanggapi narasi yang disampaikan salah satu akun media sosial di Facebook. Dinamika yang terjadi di segelintir cabor jangan dijadikan framing jika Porprov itu gagal," tegasnya.
Selain memberikan klarifikasi mengenai penyelenggaraan Porprov, Mori juga menyinggung agenda pemilihan Ketua Umum KONI NTB yang akan datang. Ia memastikan proses pencalonan terbuka bagi seluruh pihak yang memenuhi ketentuan organisasi.
"Dalam rangka pemilihan Ketua KONI NTB, kami mengajak siapa saja untuk mendaftar asalkan memenuhi syarat aturan yang ditetapkan. Tapi harus realistis. Kalau ada yang mau jadi Ketua KONI, silahkan mendaftar. Yang jelas figur itu harus siap untuk membina olahraga," tandasnya.
KONI NTB mengajak seluruh insan olahraga untuk menjaga iklim pembinaan atlet tetap kondusif dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu menggambarkan kondisi sebenarnya.
Porprov sendiri merupakan ajang olahraga multicabang terbesar di tingkat provinsi yang menjadi bagian dari sistem pembinaan prestasi. Selain menjadi sarana evaluasi hasil pembinaan atlet di daerah, Porprov juga menjadi wadah seleksi atlet potensial yang dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) serta kejuaraan nasional lainnya.
KONI NTB berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga daerah dengan mengedepankan kritik yang konstruktif serta menghargai kerja keras ribuan atlet, pelatih, wasit, dan panitia yang telah menyukseskan penyelenggaraan Porprov NTB XII Tahun 2026.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
