JAKARTA, iNewsLombok.id - Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan sejumlah kebijakan strategis guna menekan konsumsi energi nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Salah satu langkah yang akan diterapkan adalah kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta kemungkinan pembelajaran sekolah secara daring mulai April 2026.
Kebijakan ini dirancang sebagai bagian dari upaya penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat dampak konflik geopolitik global yang memicu kenaikan harga energi dan gangguan pasokan di berbagai negara.
Pemerintah Tekankan Efisiensi Energi Berbasis Data
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi energi harus disusun secara hati-hati dan berbasis data.
Menurutnya, pemerintah juga belajar dari pengalaman pengaturan mobilitas masyarakat saat pandemi.
“Langkah efisiensi harus disusun secara terukur dan berbasis data konsumsi energi serta tingkat mobilitas di masing-masing sektor, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif yang berlebihan bagi masyarakat,” ujar Pratikno dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (17/3/2026).
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait
