Iran Sebut Trump Presiden AS Paling Bodoh: Israel atau Kami, Salah Satu Harus Hilang

Sindonews/Purnawarman
Tentara Garda Revolusi Iran. (Foto: Istimewa)

TEHERAN, iNewsLombok.id - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah pejabat tinggi Iran melontarkan kritik keras terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pernyataan tersebut muncul di tengah eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang semakin memanas.

Seorang penasihat senior untuk Pemimpin Tertinggi Iran, Yahya Rahim Safavi, menyampaikan kritik tajam terhadap Trump dalam siaran televisi pemerintah Iran pada Rabu. Safavi merupakan penasihat militer senior dari Ayatollah Mojtaba Khamenei.

"Trump adalah presiden Amerika yang paling korup dan bodoh," kata Safavi.

"Dia adalah Setan itu sendiri," katanya lagi.

Pernyataan itu dikutip dari laporan kantor berita internasional AFP pada Kamis (12/3/2026).

Iran Ulangi Ancaman terhadap Israel

Selain menyerang secara verbal kepemimpinan AS, Safavi juga kembali menegaskan posisi Iran terhadap Israel di kawasan Timur Tengah.

"Di kawasan Timur Tengah, Israel dan Iran tidak bisa bersama. Salah satu dari mereka harus tetap ada. Yang akan tetap ada adalah Iran dan yang akan dihancurkan adalah rezim Zionis," paparnya.

Editor : Purnawarman

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network