MBG di NTB, Dapur Harus Diawasi Ahli Gizi

Purnawarman
Anggota DPR RI Muazzim Akbar (kopiah putih) setelah melakukan penjelasan tentang MBG di Kota Mataram. (Foto: Istimewa)

LOMBOK, iNewsLombok.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Muazzim Akbar, menegaskan bahwa program MBG harus memiliki ahli gizi. Hal ini ditegaskan saat melakukan sosoalosasi di Kota Mataram.

Muazzim juga menegaskan bahwa pelaksanaan program MBG tidak dilakukan secara sembarangan. Menu makanan yang diberikan kepada penerima manfaat dirancang oleh tenaga profesional agar memenuhi standar gizi yang tepat.

“Setiap menu yang disajikan dalam program ini disusun oleh ahli gizi sehingga kandungan nutrisinya terjamin. Bahkan dapur penyedia makanan tidak diperbolehkan beroperasi tanpa pengawasan tenaga ahli gizi,” jelasnya, Minggu (15/3/2026).

“Program MBG adalah intervensi langsung pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung proses pendidikan,"

"Program ini diharapkan dapat menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045,” ujar Muazzim.

Fokus pada Anak Sekolah, Balita, dan Ibu Hamil

Menurut Muazzim, program ini dirancang untuk menyasar kelompok masyarakat yang paling membutuhkan perhatian dalam pemenuhan gizi, seperti anak sekolah, balita, dan ibu hamil. Kelompok tersebut dianggap memiliki peran penting dalam menentukan kualitas generasi mendatang.

Editor : Purnawarman

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network