BIMA, iNewsLombok.id – Anggota DPRD NTB, Muhammad Aminurlah, menyoroti kondisi darurat yang dialami masyarakat Ambalawi akibat banjir besar yang merusak lahan pertanian dan infrastruktur penting. Dalam kunjungannya ke lokasi terdampak, Aminurlah menegaskan bahwa pemerintah harus segera bertindak untuk menyelamatkan para petani yang kehilangan sumber mata pencaharian mereka.
"Kami melihat langsung bagaimana banjir menghancurkan sawah-sawah petani, merusak bendungan, dan mengikis lahan produktif hingga berubah menjadi aliran sungai baru. Ini adalah situasi yang sangat mendesak," ujar Aminurlah, Senin (17/2/2025).
Dampak banjir yang parah mengakibatkan bendungan rusak total, sehingga irigasi bagi sekitar 100 hektare sawah tidak berfungsi. Akibatnya, para petani terancam gagal panen dan ekonomi masyarakat diprediksi semakin terpuruk dalam tiga bulan ke depan.
Aminurlah meminta pemerintah daerah dan pusat segera mengalokasikan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) minimal Rp5 miliar untuk menanggulangi dampak banjir, termasuk pengerukan sungai yang semakin melebar dan perbaikan bendungan yang hancur.
Editor : Purnawarman
Artikel Terkait