Sempat Kejar-kejaran, Kapolres Lotim Amankan 2 Terduga Pengedar Sabu di Keruak, 25 Poket Diamankan
Menurut Gagah, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, salah satu terduga pelaku mengaku telah menjalankan aktivitas tersebut selama sekitar tiga bulan.
Barang haram itu disebut diperoleh dari seorang rekan yang kini masih dalam pengejaran polisi.
"Dia menjual 100 ribu per poket. Modusnya, pembeli datang ke rumah atau ketemu di luar",ujarnya.
Dalam penindakan tersebut, polisi mengamankan total 25 poket sabu yang diduga siap edar. Selain narkotika, petugas juga menyita sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan transaksi narkoba.
Kedua terduga pelaku kini diamankan di Mapolres Lombok Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Penindakan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Lombok Timur menekan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Lombok Timur. Informasi masyarakat menjadi salah satu dasar polisi melakukan pemantauan dan penindakan terhadap dugaan aktivitas narkoba.
Sebelumnya, penindakan di Dusun Kedome juga disebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Ketapang Raya. Pemerintah desa berharap langkah kepolisian tersebut dapat menciptakan rasa aman sekaligus mencegah masyarakat, khususnya generasi muda, terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
Gagah menegaskan bahwa kepolisian membutuhkan peran aktif masyarakat dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.
"Kami terus berupaya memberantas peredaran narkoba di wilayah Lombok Timur. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk membantu kepolisian mengungkap dugaan aktivitas peredaran narkotika,”ucapnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba dan tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika,”imbuh Gagah.
Polres Lombok Timur juga menyerukan pentingnya kolaborasi polisi dan masyarakat dalam mencegah peredaran narkotika. Dalam kegiatan tersebut, kepolisian menyampaikan pesan, “Hentikan penggunaan narkoba, berantas mata rantai pengedar narkoba. Polisi bersama masyarakat.”
Proses penyidikan terhadap kedua terduga pelaku masih berjalan. Polisi juga masih memburu pihak yang disebut sebagai pemasok narkotika kepada salah satu terduga pelaku.
Editor: Purnawarman