Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sengketa Tanah 89,5 Are di Suela Berlanjut, Tergugat Minta PT NTB Kuatkan Putusan PN Selong
Advertisement . Scroll to see content

Sempat Kejar-kejaran, Kapolres Lotim Amankan 2 Terduga Pengedar Sabu di Keruak, 25 Poket Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:29 WIB
  • author Ramli Nurawang
Sempat Kejar-kejaran, Kapolres Lotim Amankan 2 Terduga Pengedar Sabu di Keruak, 25 Poket Diamankan
Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha memimpin langsung Operasi Sarang Narkoba di Dusun Kedome, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak. (Foto: Ramli Nurawang/iNewsLombok)

LOMBOK, iNewsLombok.id – Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha turun langsung dalam Operasi Sarang Narkoba (OSN) di Dusun Kedome, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, Minggu (25/10/2026).

Operasi tersebut dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut. Petugas kemudian bergerak ke lokasi dan menemukan dua orang yang diduga terlibat peredaran sabu, masing-masing berinisial S dan M.

Saat hendak diamankan, kedua terduga pelaku justru berusaha melarikan diri. Petugas kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya keduanya berhasil dikepung dan diamankan.

Kapolres Lombok Timur yang memimpin operasi bahkan turun langsung dari kendaraan untuk mengejar salah satu terduga pelaku.

Sempat Buang 18 Poket Sabu Saat Kabur

Dari penindakan tersebut, polisi menemukan puluhan poket sabu yang diduga siap diedarkan.

"Kemarin satu orang yang membawa 25 poket dengan tas pinggang. Awalnya tidak diakui dan sempat membuang 18 poket saat lari dan sisa 7 poket di dalam tas",terang Kapolres Lotim AKBP Ariakta Gagah Nugraha, Senin (26/10/2026).

Menurut Gagah, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, salah satu terduga pelaku mengaku telah menjalankan aktivitas tersebut selama sekitar tiga bulan.

Barang haram itu disebut diperoleh dari seorang rekan yang kini masih dalam pengejaran polisi.

"Dia menjual 100 ribu per poket. Modusnya, pembeli datang ke rumah atau ketemu di luar",ujarnya.

Dalam penindakan tersebut, polisi mengamankan total 25 poket sabu yang diduga siap edar. Selain narkotika, petugas juga menyita sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan transaksi narkoba.

Dua Terduga Pelaku Diamankan

Kedua terduga pelaku kini diamankan di Mapolres Lombok Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Penindakan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Lombok Timur menekan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Lombok Timur. Informasi masyarakat menjadi salah satu dasar polisi melakukan pemantauan dan penindakan terhadap dugaan aktivitas narkoba.

Sebelumnya, penindakan di Dusun Kedome juga disebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Ketapang Raya. Pemerintah desa berharap langkah kepolisian tersebut dapat menciptakan rasa aman sekaligus mencegah masyarakat, khususnya generasi muda, terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

Gagah menegaskan bahwa kepolisian membutuhkan peran aktif masyarakat dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.

"Kami terus berupaya memberantas peredaran narkoba di wilayah Lombok Timur. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk membantu kepolisian mengungkap dugaan aktivitas peredaran narkotika,”ucapnya.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba dan tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika,”imbuh Gagah.

Polres Lombok Timur juga menyerukan pentingnya kolaborasi polisi dan masyarakat dalam mencegah peredaran narkotika. Dalam kegiatan tersebut, kepolisian menyampaikan pesan, “Hentikan penggunaan narkoba, berantas mata rantai pengedar narkoba. Polisi bersama masyarakat.”

Proses penyidikan terhadap kedua terduga pelaku masih berjalan. Polisi juga masih memburu pihak yang disebut sebagai pemasok narkotika kepada salah satu terduga pelaku.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut