Prabowo Usulkan Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit
Setelah menjelaskan penugasan tersebut, Habiburokhman meminta persetujuan peserta rapat untuk pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi.
"Apakah disepakati, Saudara-saudara? Setuju. Apakah setuju?" tanya Habiburokhman yang langsung disambut seruan setuju dari peserta rapat.
Sebelum diusulkan menjadi calon Kapolri, Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kepala BNN. Ia dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 25 Agustus 2025 menggantikan Komjen Pol Marthinus Hukom berdasarkan Keppres Nomor 118/TPA Tahun 2025.
Suyudi kemudian resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi pada September 2025. Kenaikan pangkat tersebut dilakukan setelah ia dipercaya memimpin BNN.
Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Kariernya di Polri banyak berada pada bidang reserse, mulai dari Resmob Polda Metro Jaya hingga sejumlah jabatan strategis di tingkat kewilayahan dan Bareskrim.
Ia pernah menjabat Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat. Suyudi juga pernah menjabat Wakapolda Metro Jaya dan Kapolda Banten sebelum dipercaya menjadi Kepala BNN.
Usulan pergantian Kapolri saat ini masih berada dalam tahapan proses di DPR. Setelah menerima Surpres, Bamus DPR menugaskan Komisi III untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon yang diajukan Presiden.
Komisi III kemudian mulai menggelar uji kelayakan terhadap Suyudi pada Kamis (1/10/2026).
Dengan demikian, Suyudi belum menggantikan Listyo Sigit Prabowo hanya berdasarkan pengajuan Presiden. Proses DPR menjadi bagian dari tahapan yang harus dilalui sebelum pergantian Kapolri ditetapkan.
Pengajuan Suyudi juga menjadi perubahan posisi yang cukup signifikan dalam kariernya. Dari Kepala BNN, ia kini diajukan untuk memimpin institusi Polri sebagai Kapolri.
Editor: Purnawarman