Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mori Hanafi Soroti Serapan Anggaran BMKG, Ada Proyek Rp157 Miliar Tersisa Rp4 Juta
Advertisement . Scroll to see content

KONI NTB Bantah Porprov NTB XII 2026 Gagal, Mori Hanafi: Jangan Bangun Opini Menyesatkan

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:26 WIB
  • author Anggi Setiawati
KONI NTB Bantah Porprov NTB XII 2026 Gagal, Mori Hanafi: Jangan Bangun Opini Menyesatkan
Ketua Umum KONI NTB Mori Hanafi. (Foto: iNewsLombok.id)

LOMBOK, iNewsLombok.id - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menepis berbagai tudingan yang menyebut penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII Tahun 2026 gagal. Menurut KONI NTB, narasi yang berkembang di media sosial cenderung membentuk opini yang tidak mencerminkan kondisi penyelenggaraan secara menyeluruh.

Ketua Umum KONI NTB, H. Mori Hanafi, menegaskan pihaknya terbuka terhadap kritik dan evaluasi yang bersifat membangun. Namun, ia menilai munculnya narasi yang menggeneralisasi beberapa insiden pertandingan sebagai kegagalan total Porprov merupakan penilaian yang tidak objektif.

"KONI NTB tidak pernah anti-kritik. Tetapi tolong objektif. Kalau ada sengketa pertandingan, semua ada mekanisme internal cabor masing-masing sebelum dibawa ke KONI. Jalurnya jelas," tegas Mori Hanafi, Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan, Porprov NTB XII/2026 mempertandingkan lebih dari 3.000 partai pertandingan dari puluhan cabang olahraga yang diikuti atlet dari seluruh kabupaten/kota di NTB.

Dari ribuan pertandingan tersebut, insiden yang sempat menjadi perhatian publik hanya terjadi di beberapa cabang olahraga, seperti pencak silat, balap sepeda BMX, voli indoor, dan drumband. Menurutnya, jumlah tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan keseluruhan pertandingan yang berlangsung.

Pada cabang olahraga pencak silat, misalnya, terdapat sekitar 25 nomor pertandingan dengan total sekitar 75 laga. Dari seluruh pertandingan tersebut, kericuhan hanya terjadi pada satu partai.

Mori menilai tidak adil apabila satu atau dua insiden dijadikan dasar untuk menyimpulkan seluruh penyelenggaraan Porprov gagal.

"Masa dari 3 ribu pertandingan, gara-gara tiga atau empat nomor pertandingan yang bermasalah, lalu seluruh gelaran Porprov dianggap rusak dan gagal? Yang benar saja dong. Kenapa ribuan nomor pertandingan yang aman dan sukses tidak diberitakan dan dibahas?" katanya.

Ia menambahkan, berbagai aspek penting penyelenggaraan, mulai dari pelayanan kesehatan, akomodasi, konsumsi, hingga transportasi kontingen dari seluruh daerah, berjalan dengan baik tanpa kendala yang bersifat fatal.

Menurut Mori, video maupun potongan insiden yang beredar di media sosial tidak mencerminkan keseluruhan pelaksanaan Porprov yang telah melibatkan ribuan atlet, pelatih, wasit, ofisial, relawan, dan panitia selama pelaksanaan pertandingan.

"KONI NTB tidak pernah menuduh ini dilakukan karena faktor politik. Ini menanggapi narasi yang disampaikan salah satu akun media sosial di Facebook. Dinamika yang terjadi di segelintir cabor jangan dijadikan framing jika Porprov itu gagal," tegasnya.

Selain memberikan klarifikasi mengenai penyelenggaraan Porprov, Mori juga menyinggung agenda pemilihan Ketua Umum KONI NTB yang akan datang. Ia memastikan proses pencalonan terbuka bagi seluruh pihak yang memenuhi ketentuan organisasi.

"Dalam rangka pemilihan Ketua KONI NTB, kami mengajak siapa saja untuk mendaftar asalkan memenuhi syarat aturan yang ditetapkan. Tapi harus realistis. Kalau ada yang mau jadi Ketua KONI, silahkan mendaftar. Yang jelas figur itu harus siap untuk membina olahraga," tandasnya.

KONI NTB mengajak seluruh insan olahraga untuk menjaga iklim pembinaan atlet tetap kondusif dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu menggambarkan kondisi sebenarnya.

Porprov sendiri merupakan ajang olahraga multicabang terbesar di tingkat provinsi yang menjadi bagian dari sistem pembinaan prestasi. Selain menjadi sarana evaluasi hasil pembinaan atlet di daerah, Porprov juga menjadi wadah seleksi atlet potensial yang dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) serta kejuaraan nasional lainnya.

KONI NTB berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga daerah dengan mengedepankan kritik yang konstruktif serta menghargai kerja keras ribuan atlet, pelatih, wasit, dan panitia yang telah menyukseskan penyelenggaraan Porprov NTB XII Tahun 2026.

Editor: Purnawarman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut