Diduga Tertekan Masalah Ekonomi, Pria di Gerung Ditemukan Meninggal di Belakang Rumahnya
"Sesuai SOP penangan kepolisan Terkait orang/korban di temukan gantung diri Polsek Gerung segera berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Lombok Barat dngn langsung di lakukan olah TKP Unit Ident dan Pamapta Polres lobar melakukan cek dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta hasil pemeriksaan medis awal dari pihak rumah sakit," ujar Kapolsek Gerung AKP Lale Dewi Lungit Tanauran, Selasa (28/7/2026).
Pemeriksaan awal oleh tim medis RSUD Tripat Gerung menyatakan korban telah meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit. Hasil pemeriksaan luar menunjukkan adanya bekas jeratan pada leher korban tanpa ditemukan luka akibat benda tajam maupun benda tumpul. Petugas juga tidak menemukan tanda-tanda perlawanan pada tubuh korban.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga korban mengalami tekanan akibat persoalan ekonomi dan utang. Informasi tersebut diperkuat oleh keterangan keluarga serta orang-orang terdekat yang menyebut korban beberapa kali mengeluhkan kondisi keuangannya.
Selain itu, penyidik juga menemukan bukti elektronik berupa percakapan pesan singkat yang diduga berkaitan dengan persoalan ekonomi yang tengah dihadapi korban.
Untuk memastikan penyebab kematian, penyidik menawarkan pelaksanaan autopsi kepada pihak keluarga. Namun, keluarga memilih menolak autopsi dan menyatakan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta tidak akan mengajukan tuntutan kepada pihak mana pun.
Polisi memastikan proses penyelidikan tetap dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan seluruh fakta terkait dengan peristiwa tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental dan dukungan sosial bagi masyarakat yang tengah menghadapi tekanan hidup, termasuk persoalan ekonomi.
Masyarakat diimbau tidak ragu mencari bantuan kepada keluarga, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, atau layanan konseling apabila mengalami tekanan psikologis yang berat.
Editor : Purnawarman